Headline Pustaka

Negara Kesatuan Adalah: Berikut Ciri serta Kelebihan dan Kekurangannya

EDUVUL.COM- Negara kesatuan adalah suatu bentuk negara yang juga diterapkan di Indonesia. Tidak hanya di Indonesia, banyak negara lain yang menerapkan sistem negara kesatuan.

Untuk lebih memahami konsep negara kesatuan, mari kita telaah definisi, ciri, struktur, kelebihan, dan kelemahan yang melekat pada sistem ini.

Pengertian Negara Kesatuan

Seperti yang diungkapkan dalam buku Ilmu Negara karya Ibnu Sam Widodo, negara kesatuan adalah suatu bentuk negara yang terdiri hanya dari satu entitas, tanpa adanya pembagian menjadi beberapa negara. Dengan kata lain, tidak ada negara lain yang berada di bawah entitas negara kesatuan tersebut.

Baca juga: 12 Ilmu Penunjang Geografi, Dari Geologi hingga Hidrologi

Baca juga: Kisah Perjuangan Marchelin Putri Papua di Binus University

Menurut L.J Van Apeldoorn, yang juga dikutip dalam sumber yang sama, suatu negara dikategorikan sebagai negara kesatuan ketika seluruh kekuasaan dipegang oleh satu pemerintahan, yaitu pemerintahan pusat yang mencakup seluruh wilayah negara. Dalam konteks ini, terdapat satu konstitusi, satu kepala negara, dan satu parlemen.

Sistem ini menggambarkan negara yang bersifat berdaulat dan diorganisir sebagai satu kesatuan tunggal. Pemerintah pusat memiliki peran tertinggi, meskipun dapat memberikan wewenang kepada pemerintah daerah berdasarkan hak otonominya.

Ciri Negara Kesatuan

Dikutip dari makalah Negara Kesatuan karya Alpisah dari Universitas Lambung Mangkurat, dalam negara kesatuan yang menjadi hakikatnya adalah bahwa kedaulatannya tidak terbagi atau kekuasaan pemerintah pusat tidak dibatasi. Hal ini dikarenakan negara kesatuan tidak mengakui badan legislatif lain selain badan legislatif pusat.

Menurut C.F. Strong dari makalah tersebut, terdapat dua ciri yang mutlak pada negara kesatuan yaitu, adanya supremasi dari dewan perwakilan rakyat pusat dan tidak adanya badan-badan lainnya yang berdaulat.

Dalam negara kesatuan ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah memiliki perbedaan. Negara kesatuan hanya ada satu konstitusi, satu kepala negara, satu dewan menteri atau kabinet, dan satu parlemen saja.

Bentuk Negara Kesatuan

Negara kesatuan dibagi menjadi dua macam bentuk, yaitu negara kesatuan sistem sentralisasi dan negara sistem desentralisasi. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Negara kesatuan sentralisasi

Dikutip dari makalah Negara Kesatuan karya Alpisah dari Universitas Lambung Mangkurat, sistem sentralisasi adalah bentuk negara dimana pemerintah pusat memiliki kedaulatan penuh untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan dari pusat hingga daerah. Dalam hal ini pemerintah daerah hanya bersifat pasif dan menjalankan perintah dari pusat.

Sistem ini memiliki dampak positif dengan adanya keseragaman hukum dan tidak membutuhkan biaya yang besar. Sedangkan dampak negatifnya adalah bertumpuknya pekerjaan pemerintah pusat, rakyat bersifat apatis, dan tidak mempunyai tanggung jawab dalam pembangunan daerah, serta adanya peraturan yang tidak sesuai dengan daerah.

2. Negara kesatuan desentralisasi

Negara desentralisasi adalah bentuk negara di mana pemerintah pusat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi memberikan sebagian kekuasaannya kepada pemerintah daerah untuk mengatur dan mengurus daerahnya dengan hak otonom. Pemerintah pusat hanya mengurusi urusan pokok saja, seperti pemerintahan umum, politik, keuangan, dan hubungan luar negeri.

Sistem desentralisasi seperti di Indonesia ini memiliki dampak positif seperti adanya peraturan yang sesuai dengan situasi daerah, sehingga para rakyat dapat berperan aktif dalam pembangunan. Namun juga ada dampak negatifnya seperti tidak adanya keseragaman peraturan setiap daerah dan membutuhkan biaya yang besar.

Kelebihan dan Kekurangan Negara Kesatuan

Dikutip dari Negara Kesatuan karya Meidiar Gea dari Universitas Eka Sakti Padang dan makalah Negara Kesatuan karya Alpisah, secara umum negara kesatuan memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

  • Negara kesatuan secara struktural lebih sederhana dengan bentuk federal.
  • Apabila terdapat kekurangan tenaga ahli dalam bidang pemerintahan, maka kekurangan tenaga ahli tersebut dapat disiapkan oleh pemerintah pusat.
  • Negara ini relatif lebih stabil untuk mengurangi kecemburuan kemajuan antar daerah, karena bagi daerah yang kurang maju dapat dimintakan anggaran dari pusat.
  • Mengurangi timbulnya sikap separatisme karena pemerintahan tetap dikendalikan dari pusat.
  • Negara kesatuan adalah bentuk kenegaraan paling kokoh, jika dibandingkan dengan federal atau konfederasi.
  • Terdapat persatuan (union) dan kesatuan (unity) dalam negara kesatuan ini.

Negara kesatuan juga memiliki kekurangan, apabila menganut sistem sentralisasi maka dalam pelaksanaannya akan sulit dilakukan karena hanya terpusat oleh satu pemerintahan pusat saja. Hal tersebut dapat menghambat proses pembangunan negara. Kemudian, jika dengan sistem desentralisasi, maka negara membutuhkan biaya operasional yang besar karena harus berbagi dengan daerah-daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *