Headline Kuliah

Lulusan SMK Masuk Akmil, Apakah Bisa? Cek Syaratnya Ya

EDUVUL.COM- Akademi Militer (Akmil) merupakan institusi pendidikan tinggi TNI Angkatan Darat yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah. Lulusan Akmil akan menjadi prajurit perwira. Gagah dan keren bukan? Karena itu masuk Akmil menjadi dambaan para remaja yang bercita-cita menjadi prajurit TNI AD.

Namun, seringkali muncul pertanyaan apakah lulusan SMK bisa masuk Akmil. Sayangnya jawaban atas pertanyaan tersebut adalah tidak. Akmil belum menerima alumnus sekolah vokasi dan hanya menerima lulusan SMA atau MA.

Adapun syarat-syarat untuk diterima di Akmil dan apakah terdapat jalur lain selain Akmil, dapat dijelaskan lebih lanjut melalui informasi resmi yang diperoleh dari situs web resmi Akmil dan sejumlah Komando Daerah Militer (Kodam) di Indonesia.

Baca juga: Rekrutmen TNI AL 2024 Dibuka untuk Tamtama, Alumnus SMP Bisa Daftar

Apakah Lulusan SMK Bisa Masuk Akmil

Sebagaimana telah diungkapkan sebelumnya, lulusan SMK tidak memiliki akses untuk masuk Akmil. Pada ketentuan yang tertera di situs resmi Akmil, peserta diwajibkan menyertakan ijazah lulus SMA/MA, baik dari program IPA maupun IPS.

Namun, hal ini tidak berarti bahwa lulusan SMK tidak memiliki peluang untuk bergabung dengan TNI. TNI AD, TNI AL, dan TNI AU menyediakan Sekolah Calon Bintara (Secaba) yang dapat diikuti oleh lulusan SMK.

Perbedaannya terletak pada pangkat awal yang diperoleh. Lulusan Akmil akan langsung menjadi perwira berpangkat letnan dua (letda), sementara lulusan Secaba akan memulai karirnya sebagai bintara berpangkat sersan dua.

Syarat Masuk Akmil

Syarat masuk akmil dari tahun ke tahun biasanya tidak ada perbedaan yang berarti. Kamu bisa mengecek apakah lulusan SMK bisa masuk Akmil dari persyaratan berikut. Berikut ini syarat lengkap masuk Akmil pada tahun 2023:

Baca juga: Api Berwujud Gas, Cair, atau Padat? Begini Jawabannya

Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu dari 6 agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan);
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945;
  4. Berumur paling rendah 17 tahun 9 bulan dan paling tinggi 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 1 Agustus;
  5. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri;
  6. Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata; dan
  7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Persyaratan Lain

1. Pria/wanita bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri dan PNS;

2. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 1 (satu) tahun setelah selesai pendidikan pertama;

3. Mempunyai tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm bagi pria dan 157 cm bagi wanita dan memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku;

4. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun; dan

5. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

6. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.

7. Berijazah SMA/MA dengan ketentuan nilai sebagai berikut:

– Lulusan tahun 2018. Lulusan SMA/MA program IPA/IPS, lulus ujian akhir nasional dengan nilai UN rata-rata minimal 46,00;

– Lulusan tahun 2019. Lulusan SMA/MA program IPA/IPS nilai UN rata-rata minimal 47,50;

– Lulusan tahun 2020. Lulusan SMA/MA program IPA (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia dan Fisika ) dan IPS (Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Geografi, Sosiologi dan Ekonomi) menggunakan nilai rata-rata raport kelas X s.d. XII minimal 70 dan tidak ada nilai di bawah 60;

– Lulusan tahun 2021. Lulusan SMA/MA program IPA (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia dan Fisika ) dan IPS (Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Geografi, Sosiologi dan Ekonomi) menggunakan nilai rata-rata raport kelas X s.d. XII minimal 75 dan tidak ada nilai di bawah 65; dan

– Lulusan tahun 2022. Lulusan SMA/MA program IPA (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia dan Fisika ) dan IPS (Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Geografi, Sosiologi dan Ekonomi) menggunakan nilai rata-rata raport kelas X s.d. XII minimal 75 dan tidak ada nilai di bawah 65, untuk lulusan SMA/MA daerah Papua dan Papua Barat (Khusus Putra Asli) nilai rata-rata raport kelas X s.d. XII minimal 70 dan tidak ada nilai minimal untuk tiap mata pelajaran; dan

– Lulusan tahun 2023 untuk Calon Taruna/Taruni Akmil reguler akan ditentukan kemudian.

8. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.

9. Bersedia mentaati peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung. Apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud maka bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti Pendidikan Pertama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *