Iqra

Hukum Tajwid Surat Yunus Ayat 40-41 dengan Penjelasan Terlengkap

EDUVUL.COM- Ayat-ayat dalam Al-Qur’an mengandung berbagai macam hukum tajwid termasuk dalam surat Yunus ayat 40-41 seperti di antaranya izhar halqi, izhar syafawi, ikhfa haqiqi, dan ghunnah musyaddah.

Hukum tajwid merupakan ilmu yang penting untuk dipelajari saat membaca Al-Qur’an. Menurut bahasa, tajwid artinya memperbaiki atau memperindah.

Secara istilah, tajwid berarti mengeluarkan setiap huruf dari makhrajnya (tempat keluarnya) dengan memberikan haq dan mustahaq dari sifat-sifatnya, sebagaimana disebutkan dalam buku Ilmu Tajwid Lengkap oleh Samsul Amin SPd.

Haq yang dimaksud ialah sifat asli yang selalu bersama huruf tersebut. Sementara itu, pengertian mustahaq mengacu pada sifat yang nampak sewaktu-waktu, seperti tafkhim, tarqiq, ikhfa, dan lain-lainnya.

Baca juga: Surat Al Hujurat ayat 13: Bacaan, Latin dan Maknanya yang Sangat Bernas

Baca juga: Surat Al Ikhlas Ayat 1-4, Kewajiban Muslim Berserah pada Allah SWT

Mempelajari ilmu tajwid bisa dengan melihat ayat-ayat Al-Qur’an, salah satunya pada surat Yunus ayat 40-41.

Hukum mempelajari ilmu tajwid adalah fardhu kifayah atau kewajiban kolektif. Namun, membaca Al-Qur’an dengan memakai aturan-aturan tajwid merupakan fardhu ‘ain.

Al-Qur’an harus dibaca menggunakan tajwidnya, ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surah Al Muzammil ayat 4 yang berbunyi:

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ ٱلْقُرْءَانَ تَرْتِيلًا

Arab latin: Au zid ‘alaihi wa rattilil-qur`āna tartīlā

Artinya: “Atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan,”

Bacaan Surat Yunus Ayat 40-41

وَمِنْهُم مَّن يُؤْمِنُ بِهِۦ وَمِنْهُم مَّن لَّا يُؤْمِنُ بِهِۦ ۚ وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِٱلْمُفْسِدِينَ

Arab latin: Wa min-hum may yu`minu bihī wa min-hum mal lā yu`minu bih, wa rabbuka a’lamu bil-mufsidīn

Artinya: “Di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepada Al Quran, dan di antaranya ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya. Tuhanmu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS Yunus ayat 40)

وَإِن كَذَّبُوكَ فَقُل لِّى عَمَلِى وَلَكُمْ عَمَلُكُمْ ۖ أَنتُم بَرِيٓـُٔونَ مِمَّآ أَعْمَلُ وَأَنَا۠ بَرِىٓءٌ مِّمَّا تَعْمَلُونَ

Arab latin: Wa ing każżabụka fa qul lī ‘amalī wa lakum ‘amalukum, antum barī`ụna mimmā a’malu wa ana barī`um mimmā ta’malụn

Artinya: “Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah: “Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan akupun berlepas diri terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS Yunus ayat 41)

Hukum Tajwid Surat Yunus Ayat 40-41

Berikut ini merupakan hukum tajwid dari surah Yunus ayat 40-41.

1. Surat Yunus Ayat 40:

وَمِنْهُمْ
Izhar halqi: terdapat nun mati bertemu huruf ha. Cara membacanya yaitu dengan jelas.

مِنْهُمْ مَنْ
Idgham mimi/mutamasilain: ini karena ada huruf mim mati bertemu dengan huruf mim. Cara membacanya yaitu didengungkan selama 3 harakat.

مَنْ يُؤْ
Idgham bighunnah: terdapat nun mati bertemu dengan huruf ya. Cara membacanya masuk dengan dengung.

وَمِنْهُمْ
Izhar halqi: karena ada nun mati bertemu huruf ha. Cara membacanya terang dan jelas.

وَمِنْهُمْ مَنْ
Idgham mimi/mutamasilain: karena ada huruf mim mati bertemu dengan huruf mim. Cara membacanya didengungkan selama 3 harakat.

مَنْ لَا
Idgham bilaghunnah: karena ada nun mati bertemu huruf lam. Cara membacanya masuk dengan tidak mendengung.

بِالْمُفْسِدِينَ
Mad arid lisukun: karena ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Cara membacanya boleh panjang 4 harakat atau lebih dan juga boleh dua harakat.

2. Surat Yunus Ayat 41:

وَإِنْ كَذَّ
Ikhfa haqiqi: karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf kaf. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf kaf.

وَلَكُمْ عَمَلُكُمْ
Izhar syafawi: karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf ain. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup.

أَنْتُمْ
Ikhfa haqiqi: karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf ta. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf ta.

أَنْتُمْ بَرِيئُونَ
Ikhfa syafawi: karena ada mim mati bertemu huruf ba. Cara membacanya didengungkan dengan samar.

مِمَّا
Ghunnah musyaddah: karena ada huruf mim yang bertasydid. Cara membacanya masuk dengan mendengung.

ءٌ مِمَّا
Idgham bighunnah: karena ada dhomah tain bertemu dengan huruf mim. Cara membacanya masuk dengan mendengung.

تَعْمَلُونَ
Mad arid lisukun: karena ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Cara membacanya boleh panjang 4 harakat atau lebih dan juga boleh dua harakat.

Keutamaan Ilmu Tajwid

Mengutip dari buku Ilmu Tajwid Praktis oleh Muhammad Amri Amir, ilmu tajwid merupakan ilmu yang sangat mulia dan utama untuk dipelajari. Sebab, ilmu ini berkaitan erat dengan kalamullah, yaitu Al-Qur’an.

Keistimewaannya ialah mempelajari dan mengajarkan. Al-Qur’an adalah tolak ukur kualitas seorang muslim, sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR Bukhari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *