Gawe Headline

Guru Madrasah Non-PNS Dapat Tunjangan Rp 250 Ribu Per Bulan, Caranya?

EDUVUL.COM- Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama telah mengeluarkan surat tertanggal 13 Maret 2023 perihal tunjangan insentif 2023 bagi guru bukan pegawai negeri (PNS) pada Raudlatul Athfal (RA) dan madrasah.

“Pengajuan tunjangan insentif dapat dilakukan guru hingga tanggal 7 April 2023 melalui akun SIMPATIKA masing-masing,” seperti dikutip dari surat tersebut. Simpatika adalah Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenag.

Pengajuan tersebut kemudian akan diklarifikasi oleh Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dengan batas persetujuan pengajuan hingga 14 April 2023. Guru yang disetujui pengajuannya dinyatakan sebagai kandididat calon penerima tunjangan insentif.

Baca juga: Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Mudah dan Menarik, Cepat Lolos Rekrutmen

Baca juga: Hukum Tajwid Surat Yunus Ayat 40-41 dengan Penjelasan Terlengkap

Sasaran tunjangan insentif ini adalah berstatus guru RA dan madrasah, bukan PNS/ CPNS dan atau PPPK pada Kemenag atau instansi lain.

Persyaratan pemberian insentif ini  sesuai dengan Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 183 Tahun 2023 tentang petunjuk teknis pemberian tunjangan insetif bagi guru bukan PNS pada RA dan Madrasah Tahun Anggaran 2023

Tunjangan insentif berfungsi untuk memberikan tanggung jawab dan dorongan kepada guru bukan PNS dengan tujuan meningkatkan kinerja guru bukan PNS dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Kriteria Penerima Tunjangan Insentif

  • Aktif mengajar di RA MI MTs MA/MAK dan terdaftar di  programa Sistem Informasi Manahemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenag (SIMPATIKA)
  • Belum lulus sertifikasi
  • Memiliki Nomor PTK Kemenag dan atay Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
  • Guru yang mengajar pada satuan administrasi pangkal binaan Kemenag
  • Berstatus guru tetap madrasah
  • Memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV
  • Memenuhi beban kerja minimal 6 jam tatap muka
  • Bukan penerima bantuan sejenis yang dananya bersumber dari DIPA Kemenag
  • Belum usia pensiun (60 tahun)

 

Besaran Tunjangan Insentif

Besaran tunjangan insentif adalah Rp 250.000 per orang per bulan disalurkan dalam 2 tahapan setiap semester.

Tunjangan insentif bagi guru bukan PNS pada RA/Madrasah tersebut akan disalurkan kepada guru yang berhak menerimanya secara langsung ke rekening guru bersangkutan.

Tunjangan insentif ini dihentikan pemberiannya apabila guru yang bersangkuran meninggal dunia, berusia 60 tahun, tidak lagi menjalankan tugas sebagai guru RA/Madrasah, dan diangkat menjadi CPNS.

Cara Pengajuan Tunjangan Insentif Guru Madrasah

  1. Buka laman SIMPATIKA di link simpatika.kemenag.go.id
  2. Pilih menu Login lalu Login PTK
  3. Masukkan email/user name dan password lalu klik tombol masuk
  4. Di halaman Beranda cek biodata Anda apakah sudah sesuai atau belum
  5. Kemudian pilih Tunjangan Insentif GBPNS
  6. Klik tombol Ajukan
  7. Setelah itu akan ada informasi Status Ajuan Tunjangan Insentif GBPNS menunggu hasil verifikasi kantor Kemenag Kota/Kabupaten hingga tanggal 14 April 2023.

Mudah dan simpel bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *