Headline Kuliah

FKG Universitas Moestopo Cetak 4.721 Dokter Gigi Sejak 1962

EDUVUL.COM – Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) sekali lagi mencatat momen bersejarah dalam dunia pendidikan kedokteran dengan menyelenggarakan upacara pengambilan sumpah dokter gigi baru.

Acara ini tidak hanya merupakan seremoni formal semata, tetapi juga merupakan puncak dari perjalanan panjang para mahasiswa kedokteran yang telah melewati proses pembelajaran dan pelatihan intensif selama beberapa tahun.

Pengambilan sumpah dokter gigi baru tidak hanya mencerminkan prestasi akademis, tetapi juga menunjukkan niat tulus para mahasiswa untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi dengan dedikasi tinggi.

Menurut Rektor Universitas Moestopo, Prof. Dr. Budiharjo, M.Si, Kampus Merah Putih menganggap momen bersejarah ini sebagai bukti komitmen terhadap kualitas pendidikan dan peningkatan standar profesi kedokteran gigi di Indonesia.

“Kami menyadari bahwa lulusan FKG Universitas Moestopo harus siap untuk berjuang dan menerapkan pengetahuannya di masyarakat. Dan Universitas Moestopo telah lama dikenal memiliki kualitas lulusan yang handal, hal ini tidak terlepas dari Akreditasi Unggul yang kami pegang dan harus terus dipertahankan,” kata Prof. Budiharjo.

Baca juga: 7 Kesalahan Tersering Pendaftar Beasiswa LPDP, Kurang Baca hingga Minder

Baca juga: Perbedaan Haji dan Umroh, Dari Hukum hingga Kewajiban

“Saya berharap sebagai alumni dan sebagai dokter gigi, kita semua bisa menjaga moral, etika, integritas, dan jati diri,” tambahnya.

Sebagai informasi, FKG Universitas Moestopo adalah salah satu Fakultas Kedokteran Gigi swasta tertua di Indonesia dan saat ini memiliki Program Studi Sarjana Pendidikan Dokter Gigi dan Program Studi Profesi Dokter Gigi UPDM (B), keduanya telah terakreditasi Unggul.

Untuk mendukung pembelajaran, Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Pendidikan FKG Universitas Moestopo telah diberi Akreditasi Paripurna Bintang 5. Sejak didirikan pada tahun 1962, Universitas Moestopo telah melahirkan 4.721 dokter gigi yang melayani masyarakat Indonesia.

Prestasi yang diraih oleh civitas FKG Universitas Moestopo pada periode ujian kompetensi tahun 2024 ini adalah 67 lulus dengan persentase uji teori (CBT) 90,7% dan ujian praktik (OSCE) 83,56%.

Meskipun begitu, Dekan FKG Universitas Moestopo, Dr. drg. Tjokro Prasetyadi., Sp.Ort., menekankan bahwa para dokter gigi lulusan Universitas Moestopo harus menyadari bahwa pekerjaan mereka adalah sebuah bentuk pengabdian.

Universitas Moestopo menekankan pentingnya peran dokter gigi baru dalam memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat dan kesehatan gigi nasional dengan terlibat aktif dalam program-program kesehatan masyarakat dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat luas.

Oleh karena itu, sumpah dokter gigi bukanlah sekadar kata-kata, tetapi merupakan komitmen serius untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi dengan etika dan integritas yang tinggi. Melalui sumpah ini, para dokter gigi baru berjanji untuk selalu memprioritaskan kesejahteraan pasien, menjunjung tinggi etika profesi, dan terus meningkatkan pengetahuan serta keterampilan mereka.

“Dunia kerja seorang dokter gigi adalah dunia pengabdian, pengabdian kepada Tuhan melalui pelayanan kepada masyarakat. Jadi jangan sekali-kali berlaku buruk kepada masyarakat dan jangan sampai membuat kita merasa diri yang dibutuhkan,” tegas Dr. Tjokro.

Dengan mengambil sumpah dokter gigi baru, Universitas Moestopo menyatakan harapannya terhadap masa depan profesi kedokteran gigi di Indonesia. Para lulusan diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam memberikan pelayanan kesehatan gigi yang lebih baik, berinovasi dalam praktik mereka, dan terus belajar untuk menghadapi perkembangan terbaru dalam ilmu kedokteran gigi.

“Sebagai dokter gigi, kita bekerja bukan hanya untuk memperoleh keuntungan finansial, tetapi untuk membuat diri kita bermanfaat bagi masyarakat luas. Karena kebahagiaan bukan hanya tentang angka, tetapi tentang perasaan. Kita bahagia ketika dapat memberikan manfaat kepada banyak orang,” kata perwakilan mahasiswa, drg. Muhammad Auzan, S.KG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *