Headline Intermeso

Cara Menyimpan Ijazah dan Sertifikat, Stop Laminating Tapi Enkapsulasi Saja

EDUVUL.COM- Berapa banyak ijazah yang Eduvulian miliki? Kalau kamu sekarang sudah kuliah berarti ada ijazah sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.

Lalu bagaimana cara kamu menyimpan dokumen penting ini? Masih dengan cara laminating lalu disimpan di laci lemari? Ternyata, dokumen yang disimpan dengan cara seperti ini masih bisa rusak lho.

Kalau dokumen resmi rusak akan sangat merepotkan. Karena itu lebih baik mencegah kerusakannya dengan teknik penyimpanan yang tepat.

“Melaminating itu bisa merusak dokumen pribadi,” tulis akun Arsip Jakarta dalam Instagram resmi, yang dikutip EDUVUL.COM Sabtu (4/2/2023).

Menurut Arsip Jakarta, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, cara yang lebih baik dalam menyimpan dokumen pribadi seperti ijazah atau sertifikat adalah dengan enkapsulasi.

Baca Juga: Cara Cek Sertifikat Pelaut, Mudah dan Disertai Foto Petunjuk

Baca Juga: Jurusan dan Persyaratan Masuk STAN, Sekolah Kedinasan Terfavorit di Indonesia

Enkapsulasi adalah cara memelihara arsip dengan menggunakan bahan pelindung seperti plastik mika film/polyester.

Dikutip dari laman Preservasi Perpusnas RI, laminasi dan enkapsulasi adalah cara untuk memperpanjang umur bahan perpustakaan. Enkapsulasi merupakan salah satu cara melindungi kertas dari kerusakan fisik, seperti rapuh karena umur.

Pada situs resmi Kantor Arsip Universitas Sumatera Utara juga disebutkan, enkapsulasi adalah cara untuk memelihara arsip untuk menghindarkannya dari kerusakan yang bersifat fisik.

Dokumen yang membutuhkan enkapsulasi adalah arsip yang rusak karena faktor usia dan pengaruh polusi udara serta zat asam, juga serangga.

Nah, mau tahu seperti apa caranya? Cek langkah-langkahnya di bawah ini ya!

Cara Menyimpan Ijazah dengan Enkapsulasi

  1. Siapkan plastik astralon, double tape, cutter, pemberat, kain lap bersih
  2. Letakkan dokumen di atas plastik astralon
  3. Gunakan pemberat supaya dokumen tidak bergeser
  4. Siapkan double tape untuk merekatkan plastik astralon
  5. Rekatkan double tape di setiap sisi dokumen, pastikan letaknya sedikit berjarak dari dokumen agar masih ada sirkulasi udara
  6. Letakkan plastik astralon yang kedua di atas dokumen dan lepaskan double tape dengan hati-hati
  7. Tekan perlahan-lahan dengan menggunakan kain
  8. Potong plastik astralon dengan cutter dan penggaris besi, selesai.

Itulah cara menyimpan dokumen penting pribadi seperti ijazah, sertikat keahlian, kartu keluarga, dll dengan cara enkapsulasi.

Alat-alat yang dibutuhkan cukup mudah diperoleh  adalah plastik mika film/polyester, kain lap, pisau cutter, penggaris besi, dan double tape.

Namun, yang perlu diperhatikan saat melakukan enkapsulasi adalah kertas wajib bersih, kering, dan bebas asam.

Bagaimana detikers, tertarik menyimpan ijazah kalian dengan cara enkapsulasi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *